Dirjen otda bersama staf khusus presiden bersilahturahmi dengan mahasiswa asal Papua di Sumbar


Direktur Jendral Otonomi Daerah Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Akmal Malik bersama Staf Khusus Presiden Jokowi Billy Gracia Yoshapat Mambrasar bersilahturahmi dengan mahasiswa yang berasal dari Papua dan Papua Barat di Universitas Negeri Padang (UNP) dan Politeknik Negeri Padang, di ruang rapat PNP Unand, Minggu (27/9).

Pada kesempatan itu Dirjen Otda Kemendari Akmal Malik menyampaikan, kunjungan ini merupakan silahturahmi dengan para mahasiswa yang berasal dari Provinsi Papua dan Provinsi Papua Barat dari program Afirmasi Pendidikan Tinggi (ADik) di Provinsi Sumatera Barat.

"Program ini sangat bagus, tentunya kami akan mengali, seandainya terjadi persoalannya dalam menempuh pendidikan di Sumatera Barat," kata Akmal.

Kehadiran Dirjen Otda Kemendagri dan staf khusus kepresiden ini akan mencarikan solusi untuk seandainya terjadi kendala, agar program ADik bisa berjalan sesuai harapan.

"Karena mereka inilah generasi masa depan bagi Papua dan Papua Barat. Harapan Papua tertumpu pada mereka ke depan. Sejauh ini persoalan yang mereka hadapi tipis sekali, boleh dikatakan tidak ada," ucapnya.

Dirjen Otda Kemendagri ini berharap Pemerintah Provinsi Sumatera Barat terus memberikan dukungan kepada mahasiswa Papua dan memberikan informasi program ADik pada kabupaten/kota se-Sumbar keberadaan mereka.

"Kepada adik-adik kita tetap jalin komunikasi dengan pihak kampus, agar persoalan teknis yang disampaikan bisa diselesaikan secara cepat dan efektif," tuturnya.

Selain itu Akmal Malik telah menghubungi beberapa Bupati dan Walikota dan sepakat untuk membantu persoalan-persoalan yang dihadapi para mahasiswa Papua dan Papua Barat.

"Seandainya ada persoalan-persoalan yang tidak disikapi oleh para bupati dan walikota dimana adik-adik kuliah, nanti kita akan berikan teguran," ujarnya.

Selanjutnya Dirjen Otda Kemendagri Akmal Malik juga mengucapkan terima kasih kepada gubernur Sumatera Barat berserta jajaranya, termasuk bupati/ walikota yang telah memperhatikan para mahasiswa Papua dan Papua Barat.

Sementara itu, Staf Khusus Presiden Jokowi Billy Mambrasar memberi semangat pada para mahasiswa Papua dan Papua Barat agar bisa menyelesaikan pendidikannya. Dan kembali ke daerah asalnya untuk membangun Indonesia, khususnya Provinsi Papua dan Papua Barat.

"Saya terus memberi semangat kepada adik-adik ini, semoga sukses dalam menyelesaikan pendidikan disini dan bisa membangun Indonesia, terkhusus buat Tanah Papua, menuju kesejahteraan dan lebih maju lagi," tambah Billy.

Sebelumnya Staf Khusus Presiden juga berkunjungi dan silaturrahim dengab Gubernur Sumbar Irwan Prayitno membicarakan enanganan COVI-19

Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno, menerima kunjugan Staf Khusus Presiden Jokowi, Billy Gracia Yoshapat Mambrasar di Istana Gubernuran, Padang, Sabtu, 26 September 2020.

Kedatangan Billy Mambrasar yang biasa di panggil "Bang Billy" itu tidak lain untuk melakukan silaturahmi, sekaligus berdiskusi permasalahan dalam penanganan virus corona (COVID-19) di Sumbar.

Dalam pertemuan itu, gubernur Irwan Prayitno menerangkan, kuncinya penangan COVID-19 diterapkan ada empat, dari segi pemerintah yaitu bagaimana kemampuan mengendalikannya, testing (pengujian), tracking (pelacakan), isolasi serta treatment (pengobatan).

"Bila empat hal ini sungguh-sungguh dan konsisten dilakukan secara masif, InsyaAllah bisa mengurangi penyebaran Covid-19 di Sumbar," jelas Irwan Prayitno.

 

(Editor)